KISAH TEUNGKU AHMAD DEWI SANG MUJAHIDIN ACEH, Teungku Haji Fakir Hakir Ahmad Dewi seorang tokoh ulama pendakwah, lahir 19 Januari 1951 di Dusun Bantayan, Gampong Keude, Kecamatan Darul Aman, Idi Cut, Aceh Timur. Ayahnya Teungku Muhammad Husen berasal dari Desa Meunasah Kumbang, Kec. Syamtalira Aron Aceh Utara. Kakeknya Teungku Hasballah, ulama besar dari Samudera Pase yang digelar Teungku Chik di Meunasah Kumbang. Teungku Hasballah Meunasah Kumbang menguasai Ilmu Tafsir, Bayan, Fiqh, Siyasah, dan Ilmu Mantiq. Tokoh berbadan atletis ini terkenal sebagai ulama moderat yang menguasai dengan baik bahasa Aceh, Perancis dan Inggris. Ketajaman pikirannya dikagumi oleh kawan maupun lawan. Pada saat perang kolonial Belanda di Aceh berkecamuk, beliau ikut bergabung dengan mujahidin lainnnya berperang di Samudera Pase. Selain itu beliau sangat ahli dalam Ilmu Faraid, ahli dalam hal dialog dan pidato, bakat ini sepenuhnya turun kepada Tgk. Ahmad Dewi.[1] Ibunya bernama Dewi kelahiran Pe...
Assalamualaikum warahmatullahi wa barakatuh.. Hamdan wasyukran lillah..shalataw wasalaaman ala rasulullah Selamat datang kembali pemirsa yang dirahmati Allah.. Kali ini kami ingin menunjukkan sikap ABU HASBALLAH kepada Anak-anak didiknya yang sudah dianggap alim oleh beliau.. 1.Bahwa dimana setiap anak didik abu yang ingin membuka Dayah abu mengharapkan agar anak didiknya fokus..jangan terlalu sibuk dengan urusan tahlilan dan doa doa lain nya.. Karna menurut abu ..hal tersebut tidak akan membuat tempat/Dayah yg kita bangun berjalan akibat kesibukan padadiri pimpinan.. 2. Abu mengharapkan setiap masyarakat yang ada ditempatnya anak didik abu yang membangun Dayah agar ikut mendukung..agar Dayah yg dibangun bisa berjalan..... Bila memang ada tempat anak didik abu membangun Dayah,sedangkan masyarakat tidak menggubrisnya bahkan tidak ada tanda kepeduliannya ...abu tak segan segan meminta anak didiknya untuk kembali kedayah darutthalibin mesda KEUTAPANG... ...
بسم ﷲالرحمن الرحیم *KISAH SESEORANG YANG SHOLEH YANG DI BERIKAN AMALAN DAN IJAZAH LANGSUNG DARI RASULULLAH SAW* Ada seorang laki-laki yang shalih (Al-Qodhi Abdullah Al-Baghdadiy) beliau berkata: "Aku pernah melihat Rasulullah saw dalam tidurku dengan wajah yang sangat pucat karena merasakan kesedihan yang sangat dalam" Lalu aku bertanya: "Ya Rasulullah, kenapa wajahmu begitu pucat, gerangan apa yg telah membuat Baginda begitu bersedih?" Lalu Rasulullah berkata, "Pada malam ini telah meninggal dunia 1.500 orang dari ummatku, dua orang dari mereka meninggal dalam keadaan beriman(Husnul Khatimah) dan sisanya (1.498 Orang) meninggal tanpa membawa Iman (suu'ul khotimah)." Aku bertanya lagi: "Lalu apa kiat-kiat dari Engkau untuk orang-orang yg sering bermaksiat agar mereka meninggal dengan membawa Iman (Husnul Khotimah)?" Rasulullah saw berkata: "Ambilah kertas ini dan bacalah. Siapa saja yg membacanya dan membawanya lalu dia pindah dari satu...
Komentar
Posting Komentar